♣️ Pesantren Al Kautsar Tasikmalaya

PondokPesantren Al-Kautsar Banjar. Jl. Pejuang No.100 Jajawar, Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat. NSPP: 510032790003: Pimpinan Pesantren: Muhammad Ridlwan, Lc Instagram: Youtube: Cari. Cari. Recent Posts. 1. Form Awal Calon Santri Al-Kautsar Banjar Tp. 2022-2023; 2. Formulir Lengkap Pendaftaran Santri Baru; 3. Upload Berkas Calon Santri Memperlihatkankegiatan santriwan pesantren Al Kautsar 561 SMP.QSBS dalam kegiata pramuka dan tadabur alam. Dalam kegiaatan ini santriwan dituntut untuk kuat PondokPesantren Al-Kautsar merupakan Pondok Pesantren Gratis untuk Yatim Piatu dan Dhuafa yang terletak di Kaki Gunung Cikuray Garut Jawa Barat tepatnya di kp.Waas Tonggoh RT.03/RW.05 Desa Sukahati Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. YayasanAl Kautsar 561 telah berhasil mengantarkan pendidikan menjelang 3 (tiga) tahun terakhir di tingkat SMP dengan berbagai prestasi gemilang baik dibidang akademik maupun non akademik. Sekolah yang telah meraih predikat Unggul ( Terakreditasi A) telah mensejajarkan diri dengan Sekolah Boarding Unggulan di Wilayah Jawa Barat. Mengendaraihelikopter Polri, Listyo Sigit mendarat di lapangan Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, tak jauh dari lokasi Ponpes Al Falah. Kedatangan Kapolri di pondok pesantren diterima Gus H.M. Abdurrahman Al Kautsar, putra KH Nurul Huda Djazuli. Pertemuan Listyo Sigit dengan para pengasuh pondok berlangsung tertutup. lok: yayasan al-kautsar 561 dusun jagabaya desa rajadatu kecamatan cineam kabupaten tasikmalay PondokPesantren Al-Kautsar Banjar September 28 at 2:03 AM · Sarasehan Keluarga Besar Al Kautsar dan Penghargaan Kepada Pembimbing Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2021. dilaksanakan pada hari Selasa 28 Oktober 2021 bertempat di Aula HUAS. Home- Pondok Pesantren Tahfidz Quran Al-Kautsar. Berita Terbaru. Penerimaan Santri Baru 2022-2023 Kalender Akademik 2021-2022. BITasikmalaya Kembangkan Petani Milenial di Pesantren. Kantor Perwakilan BI Tasikmalaya meresmikan program Petani Milenial yang digagas Pemprov Jabar di Pesantren Al Kautsar, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (26/3). Program Petani Milenial dinilai dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi. . SMA QSBS Al Kautsar 561 Kenapa Harus Memilih Bersekolah Lanjutan di SMA QSBS Al Kautsar 561..? Yayasan Al Kautsar 561 telah berhasil mengantarkan pendidikan menjelang 3 tiga tahun terakhir di tingkat SMP dengan berbagai prestasi gemilang baik dibidang akademik maupun non akademik. Sekolah yang telah meraih predikat Unggul Terakreditasi A telah mensejajarkan diri dengan Sekolah Boarding Unggulan di Wilayah Jawa Barat. Kurikulum terintegrasi Alquran dan Sains Quranic_Science telah memberi terobosan baru bagi pengayaan pembelajaran muatan kurikulum diknas. Ditambah muatan leadership skill telah mampu menumbuhkan sikap kemandiran dan kepemimpinan untuk menopang dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia. Untuk mengantisipasi keberlanjutan pola pendidikan pembelajaran 6 tahun SMP dan SMA kini Yayasan Al Kautsar 561 sedang mempersiapkan diri untuk membuka sekolah tingkat SMA pada tahun ajaran 2020/2021. Atas anugerah Allah kini Yayasan Al Kautsar 561 telah memiliki belasan hektar tanah wakaf di kecamatan Cineam Tasikmalaya untuk pengembangan gedung, mesjid serta fasilitas sarana prasarana dalam mewujudkan pondok sekolah dan pesantren modern yang berunggulan. Program unggulan yang menjadi titik pokok kurikulum SMA QSBS Al Kautsar 561 selain menuntaskan program hafalan Alquran 30 juz para siswa akan dibekali keterampilan teknologi informasi dalam mengantisipasi era milenial terjadi Revolusi Industri dengan hadirnya teknologi artificial intellegence, big data, robotic, internet of think dan lainnya. Untuk menopang hal itu maka program ekstrakuler TIK yang hendak dikembangkan 1 Pemograman Web, 2 Pemograman Android, 3 Grafis dan Multimedia dan 4 Robotik yang dipilih siswa sesuai minat dan bakatnya. Di tingkat SMA karakter yang dibangun dengan optimalisasi setiap potensi yang dimilikinya baik akademik dan kecakapan milenia abad 21 foundational Literacies, Critical Thinking, problem solving, communication and Leadership skills. Goal akhirnya dari kelulusan SMA adalah mereka akan masuk pada jenjang perguruan tinggi favorit. Diharapkan baik siswa yang memilih jurusan keagamaan maupun bidang umum lainnya akan mampu kuliah dengan lancar dan berprestasi karena telah dibekali ilmu-ilmu _hardskills serta softskill. Terlebih dari itu mereka telah dibekali fondasi aqidah, ibadah dan akhkak serta kecakapan Alquran karena bagian yang terintegrasi dalam sistem pembelajaran sekolah dan kepesantrenan yang dikembangkan dalam sistem pendidikan di Yayasan Al Kautsar 561. Kedepan setelah dewasa nanti mereka akan meraih profesi yang klik dengan perkembangan zaman serta berdedikasi untuk mampu berdakwah dengan bakat dan kompetensi unggul pada bidangnya masing-masing dan menjadi pribadi-pribadi sebagai generasi 9 sembilan indikator dalam menggapai generasi Rabbaniyah Memiliki potensi intelektual yang matang; Memiliki ketajaman spiritual agar menjadi hamba yang selalu taat kepadaNya; Optimis dan penuh percaya diri dalam menghadapi kehidupan; Memiliki kesimbangan jasmani rohani, kesehatan yang prima dan selalu melakukan amalan syar'i; Memiliki kemanfaatan bagi yang lain rahmatan lila'lamin; Selalu proaktif dalam dakwah, serta pionir dan pelopor dalam transformasi sosial; Memiliki jiwa kepemimpinan, mandiri dan selalu bertanggung jawab; Kepribadian yang kokoh dan memiliki nilai diri serta berketerampilan unggul; Insan yang selalu membersihkan diri; " yaitu di hari harta dan anak-anak laki-laku tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih" QS AsySyura 88-89 Alasan pokok itu semua karena kami jajaran Pengurus Yarasan Al Kautsar 561 punya komitmen, harapan serta Visi yang jauh dalam turut serta membangun peradaban dimasa yang datang sehingga tercipta generasi yang Allah ridho terhadap mereka, merekapun ridho kepadaNya QS Al-Bayyinah 7-8. Semoga Allah memberi kemudahan dan kekuatan kepada kita semua untuk meraihnya....Aamiin YRA. Nasrun minnallah wafathun qorib. Tim Litbang Yayasan Al Kautsar 561 – Santri Pesantren Al Kautsar di Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, yang terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami penambahan. Per Kamis 04/02/2021 kemarin, 180 santri dan staf di pesantren itu dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan 60 santri yang positif masih menjalani isolasi di lingkungan pesantren. Pimpinan Pondok Pesantren Al Kautsar, Ustad Rifqi Fauzi mengatakan, santri yang menjalani isolasi di pesantren telah ditempatkan di satu gedung khusus. “Seluruh santri yang menjalani isolasi di pesantren disebut bertatus tanpa gejala.” “Hanya ada dua orang mengalami sesak. Itu juga sudah dirujuk ke rumah sakit,” katanya, Jumat 05/02/2021. Rifqi menjelaskan, kasus Covid-19 diketahui di pesantrennya pada awal Januari 2021. Saat itu terdapat tiga orang santri yang mengalami gejala hilangnya indra penciuman mereka. Lalu melakukan tes swab dan dinyatakan terkonfirmasi positif. Ia mengaku tak mengetahui secara pasti sumber awal terkonfirmasinya tiga santri itu. Para santri itu telah dipisahkan antara yang positif dan negatif. Pihaknya juga tidak membiarkan santri pulang ke rumahnya ketika libur dan orang tua tidak boleh menjenguk. “Mungkin karena lingkungan di sini kasus juga sedang tinggi dan terkena imbasnya,” kata dia. Setelah ada santri yang diketahui positif, pihak pesantren kemudian memberi tahu kondisi itu kepada orang tua. Terdapat sejumlah persyaratan yang mesti dipenuhi orang tua santri yang hendak menjemput anaknya. Sebab, kondisi mereka belum bisa dipastikan positif atau negatif. “Kita buat kebijakan, santri yang akan dibawa pulang itu harus dites swab secara mandiri hari itu juga.” “Kalau positif, mereka juga harus lapor ke satgas di wilayah setempat,” kata Rifqi. Setelah itu keluarga santri juga harus menandatangi surat perjanjian apa saja yang harus dilakukan. “Karena kami kan tak mau menyebarkan virus ini ke yang lain,” katanya. Ia menambahkan, saat ini masih ada lebih dari 100 santri yang tinggal di pesantren. Kegiatan belajar mengajar secara tatap muka para santri di pesantren itu dihentikan sementara. Seluruh pembelajaran dilakukan secara daring. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pemantauan kondisi santri di pesantren. Seluruh penghuni di lingkungan pesantren itu telah menjalani tes swab. Kini, tinggal pemantauan kepada santri yang masih menjalani isolasi. “Masih ada sebagian yang isolasi. Sementara yang negatif sudah dipulangkan sebagian,” katanya. Satuan Tugas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya juga telah melakukan pengecekan kondisi santri terkonfirmasi positif yang menjalani isolasi di lingkungan pesantren. “Dari pemantauan, kalau mau dibilang ideal memang belum. Namun sudah cukup tertib kalau dinilai dari kondisi yang ada.” “Karena sudah ada pemisahan antara yang positif dan negatif. Secara umum penanganan sudah baik,” kata Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Ary Sutrisno. *** - Ratusan santri Pesantren Al Kautsar 561, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu berdasarkan hasil Swab tes beberapa hari lalu tersebut tengah menjalani isolasi di pondok pesantren. Satgas COVID-19 mengapresiasi pondok pesantren yang sudah mengambil langkah-langkah sesuai dengan prosedur yang ada, ketika menemukan ada yang bergejala terkonfirmasi positif Covid-19. "Dari hasil swab gelombang pertama sebanyak 150 orang, 102 terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Sekretaris Satuan Tugas Satgas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin. Karena banyaknya santri di sana ketika ada yang terkonfirmasi Covid-19 langsung berhubungan dengan tim satgas Covid-19 kecamatan dan dilakukan swab massal. Baca JugaResmi! Pemerintah Potong Uang Insentif Nakes Covid-19, Ini Besarannya "Kami sudah lakukan swab gelombang ke 2, kemarin juga sudah dilakukan swab massal, tapi hasilnya belum didapatkan hingga hari ini," tuturnya. Nuraedidin menyebut, santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada yang diisolasi di pesantren dan ada juga yang diambil pulang oleh orangtuanya. Mereka diberikan keterangan atau catatan untuk diketahui satgas di tempatnya masing-masing. "Untuk yang 57 orang menjalani isolasi di pesantren dengan satu kamar 2 orang dan paling banyak 3 orang. Semuanya statusnya tanpa gejala," tandasnya. Dia menambahkan, pelaksanaan isolasi mandiri di pondok pesantren tersebut dalam pengawasan satgas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya dan satgas kecamatan. Baca JugaInsentif Nakes Dipotong saat Covid-19 Indonesia Makin Meroket "Kami terus berkoordinasi dengan satgas kecamatan, desa, dan puskesmas di sana untuk memantau perkembangannya," ujarnya.

pesantren al kautsar tasikmalaya